Rabu, 18 September 2024

Revolusi Pendidikan di Ngada: AI Mengubah Cara Guru Belajar dan Mengajar

Dokpri

Kabupaten Ngada, sebuah daerah di Nusa Tenggara Timur, tengah menyaksikan transformasi besar dalam dunia pendidikan. Melalui sebuah workshop yang intensif, para guru di Ngada telah diperkenalkan pada teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai alat bantu yang revolusioner dalam merancang pembelajaran yang efektif dan relevan.

Workshop Inovatif, Dampak Signifikan

Workshop yang diselenggarakan oleh komunitas Lingkar Daerah Belajar (LDB) Region Ngada ini telah berhasil membuka mata para guru akan potensi AI dalam dunia pendidikan. Dengan memanfaatkan ChatGPT, sebuah model bahasa besar yang canggih, para peserta diajak untuk mendalami cara mengubah Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP), hingga menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berdiferensiasi.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Acara pembukaan workshop semakin meriah dengan kehadiran Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada, Bapak Gregorius Keo Molo, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif komunitas LDB dan menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi era digital. "Salah satu arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Ngada adalah peningkatan kompetensi guru sebagai jawaban atas pembelajaran abad 21, terutama pada kurikulum merdeka," tegas Bapak Gregorius.

Suara Guru: Antusiasme dan Harapan Baru

Antusiasme peserta begitu terasa selama workshop berlangsung. Ibu Fitria Pua Dawe, S.Pd. dari UPTD SDI Riung, mengungkapkan, "Workshop ini sangat bermanfaat bagi saya. Saya merasa lebih terbantu dalam menyusun RPP yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. ChatGPT benar-benar menjadi alat yang sangat berguna bagi saya."

Senada dengan Ibu Fitria, Ibu Maria Ngina Ghiko, S.Pd. dari SMPN 5 Golewa juga merasa terinspirasi. "Saya sangat kagum dengan perkembangan teknologi AI. Saya yakin, dengan pemanfaatan AI, kualitas pembelajaran di sekolah saya akan semakin meningkat," ujarnya.

AI sebagai Mitra Guru, Bukan Pengganti

AI bukanlah untuk menggantikan peran guru, melainkan untuk menjadi mitra yang setia. Dengan AI, guru dapat lebih fokus pada hal-hal yang bersifat manusiawi, seperti membangun hubungan yang baik dengan siswa, memberikan motivasi, dan membimbing mereka dalam mengembangkan potensi diri.

Menuju Pendidikan yang Lebih Berkualitas

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para peserta, panitia penyelenggara memberikan sertifikat kepada seluruh guru. Sertifikat ini tidak hanya menjadi bukti bahwa mereka telah mengikuti pelatihan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Workshop ini telah menjadi langkah awal yang baik dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas di Kabupaten Ngada. Dengan pemanfaatan teknologi AI, diharapkan para guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan menyenangkan bagi siswa.

Dokpri

Keberhasilan workshop ini membuka peluang besar untuk pengembangan lebih lanjut. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain :

  1. Pembentukan komunitas praktisis : Membentuk komunitas guru yang secara rutin berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran.
  2. Pengembangan platforma pembelajaran berbasis AI : Mengembangkan platform pembelajaran yang dapat diakses oleh seluruh siswa di Kabupaten Ngada.
  3. Penelitian lebih lanjut : Melakukan penelitian untuk mengukur dampak jangka panjang dari pemanfaatan AI dalam meningkatkan hasil belajar siswa.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para guru, panitia penyelenggara memberikan sertifikat kepada seluruh peserta. Sertifikat ini diharapkan dapat menjadi bukti bahwa para guru telah mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi dan siap menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pembelajaran sehari-hari dan mengimbaskan teori dan praktek selama kegiatan workshop di komunitas belajar pada sekolah mereka masing-masing.

Workshop Optimalisasi Pembelajaran dan Asesmen melalui Analisis CP Menjadi TP,ATP,KKTP hingga RPP Berdiferensiasi dengan Bantuan AI telah menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan pendidikan di Kabupaten Ngada. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kita yakin bahwa pendidikan di Ngada akan semakin maju dan mampu menghasilkan generasi muda yang berkualitas.

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5495148184439930"

     crossorigin="anonymous"></script>

Catatan : Sertifikat kegiatan dapat diunduh pada tautan di bawah ini:

SERTIFIKAT KEGIATAN WORSHOP


Mengapa Pendidikan Inklusif Penting? Ini Peran Guru, Orang Tua, dan Sekolah

Ilustrasi Pendidikan Inklusif (Sumber :Dokpri) , Pendidikan adalah hak dasar setiap anak, tanpa memandang latar belakang, kemampuan, atau ko...