Sabtu, 18 November 2023

MENGAPA ?

 

Mengapa, seruan hati yang melilit pilu,

Di bumi ini, peperangan yang berlarut-larut.

Bertanya-tanya di antara debu dan puing,

Mengapa harus terjadi, serpihan ketidakadilan?

 

Pertempuran di atas bumi, tanah yang dicinta,

Wajah anak-anak yang bersimbah rasa takut.

Suara tangis meresap di langit,

Seakan-akan surga menangisi tragedi ini?

 

Mengapa, bumi ini dicerai oleh kebencian,

Seakan-akan air mata tak berhenti?

Di balik tembok dinding yang terbentang,

Perdamaian begitu sulit diwujudkan?

 

Langit, menjadi saksi bisu pergolakan,

Di antara asap dan deru meriam yang bergema.

Mengapa, tanya hati yang mencari jawaban,

Apakah perdamaian hanya mimpi yang terabaikan?


Anak-anak di daerah perang, mungkinkah mereka akan melihat,

Hari esok tanpa kecemasan dan ketakutan?

Mengapa, sungguh mengapa, menjadi seruan yang hancur,

Dalam detik-detik yang terpikul oleh bumi ini.

 

Mengapa, pertanyaan yang merangkak di benak,

Mencari jawaban di antara keheningan dunia.

Mereka yang sedang bergejolak, kami berdoa untukmu, untuk kedamaian,

Mengapa harus terjadi, masih menjadi tanya yang tak terjawab.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Mengapa? Pertanyaan yang membutuhkan jawaban hari ini,besok maupun esok

Anonim mengatakan...

Mengapa oh mengapa, butuh jawaban

Mengapa Pendidikan Inklusif Penting? Ini Peran Guru, Orang Tua, dan Sekolah

Ilustrasi Pendidikan Inklusif (Sumber :Dokpri) , Pendidikan adalah hak dasar setiap anak, tanpa memandang latar belakang, kemampuan, atau ko...