Sabtu, 18 November 2023

DIA YANG TELAH TIADA

 


 

Di sini kutulis sebuah sajak untukmu,

Yang telah meninggalkan dunia ini.

Di alam baka, semoga damai menemuimu,

Rindu di hati, seperti bintang yang tak pernah pudar.

 

Pernah kau bersinar di tengah kehidupan,

Seperti matahari yang menerangi hariku.

Namun, kini kau redup, seolah senja datang,

Meninggalkan bayang-bayang yang merayap perlahan.

 

Kenangan tentangmu, bagaikan melodi indah,

Bermain di setiap sudut pikiranku.

Wajahmu tercermin dalam sinar rembulan,

Memancarkan cahaya dalam kegelapan malam.

 

Hari-hari terasa sepi tanpamu,

Seperti hujan yang meninggalkan langit.

Namun, di dalam hati, kau tetap hidup,

Sebagai kenangan yang abadi dan suci.

 

Oh, dia yang telah tiada,

Semoga engkau tenang di sana.

Doa dan rindu mengiringi langkahmu,

Di sini, kita merindukanmu, hingga waktu tak berhenti

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Ayah adalah sandaran raga bagi isteri dan anak-anak

Anonim mengatakan...

Mengingakanku sosok Ayahku yang sudah tiada. Bahagia, Ayah di alam sana

Mengapa Pendidikan Inklusif Penting? Ini Peran Guru, Orang Tua, dan Sekolah

Ilustrasi Pendidikan Inklusif (Sumber :Dokpri) , Pendidikan adalah hak dasar setiap anak, tanpa memandang latar belakang, kemampuan, atau ko...